BANDA ACEH — 17 September 2026, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Washliyah Banda Aceh resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) bersama Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) dan Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN). Prosesi penandatanganan ini berlangsung khidmat di kampus STAI Al Washliyah Banda Aceh pada Kamis, 17 September 2026.
Kerja sama multipihak ini ditujukan untuk memperkuat sinergi di bidang akademik, advokasi hukum, serta pengabdian masyarakat. Melalui kemitraan ini, para mahasiswa diharapkan dapat memperoleh ruang yang lebih luas untuk program magang, pelatihan advokasi, hingga pengayaan wawasan praktis dari para praktisi hukum terkemuka di Aceh.
Bersamaan dengan agenda penandatanganan kerja sama tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Umum bertajuk "Hukum, Pendidikan, dan Keadilan Sosial: Menjawab Tantangan Masyarakat di Era Kontemporer". Kegiatan ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai dinamika penegakan hukum dan pentingnya peran lembaga pendidikan Islam dalam mengawal keadilan sosial bagi masyarakat modern.
Selain kerja sama di tingkat institusi, MoU dan MoA ini juga secara khusus diimplementasikan pada dua program studi di lingkungan STAI Al Washliyah Banda Aceh, yakni Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Hukum Pidana Islam (HPI). Melalui kedua prodi tersebut, kerja sama akan diwujudkan dalam bentuk Kuliah Praktisi, magang mahasiswa di LBH YARA, riset bersama di bidang hukum dan keadilan, serta pelatihan paralegal syariah untuk mendukung kompetensi lulusan yang profesional dan berkeadilan.
Acara utama ini dihadiri langsung oleh Ketua STAI Al Washliyah Banda Aceh, Dr. Rakhmawati, Lc., MA, serta Ketua YARA, Bapak Safaruddin, S.H., M.H., yang bertindak sebagai pemateri. Jalannya diskusi interaktif tersebut dipandu oleh moderator Bapak Mohammad Haikal, S.T., MIFP, yang berhasil mengarahkan pembahasan menjadi sangat dinamis.
Peserta terdiri dari civitas akademika, mahasiswa, dan para dosen STAI Al Washliyah Banda Aceh antusias mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif serta memicu lahirnya kolaborasi nyata bagi penguatan advokasi hukum dan peningkatan kualitas pendidikan Islam di Banda Aceh